Wednesday, January 6, 2016

[Review] Novel Girls In The Dark - Akiyoshi Rikako



Apa yang ingin disampaikan oleh gadis itu...?
Ketua Klub Sastra, Shiraishi Itsumi, mati.
Di tangannya ada setangkai bunga lily.

Pembunuhan? Bunuh diri?
Tidak ada yang tahu.
Satu dari enam gadis anggota Klub Sastra digosipkan sebagai pembunuh gadis cantik berkarisma itu.

Seminggu sesudahnya, Klub Sastra mengadakan pertemuan. Mereka ingin mengenang mantan ketua mereka dengan sebuah cerita pendek. Namun ternyata, cerita pendek yang mereka buat adalah analisis masing-masing tentang siapa pembunuh yang sebenarnya. Keenam gadis itu bergantian membaca analisis mereka, tapi....

Kau... pernah berpikir ingin membunuh seseorang?



GIRLS IN THE DARK by AKIYOSHI RIKAKO

 



Penulis : Akiyoshi Rikako
Penerbit : Penerbit Haru
289 hlm.
Harga : Rp 52000 (Januari 2016)



    Curcol dulu sebentar ya, sebenarnya aku pertama kali baca novel yang The Dead Returns oleh pengarang yang sama. Ceritanya menarik dan gak bosan untuk dibaca. Pas lagi googling cari-cari buku karya Akiyoshi Rikako, nemu buku Girls in The Dark, trus baca sinopsisnya kayaknya seru deh. Mulailah aku mencari buku ini. Aku cari dari sekitar bulan Oktober 2015, nemu di ol shop bukukita.com, tapi gatau kenapa akunya males banget belanja online, jadi aku nunggu aja di Gramed di kotaku sampe ada. Kebetulan kata penjaganya bisa pesen disini, tinggalin nomor hp aj nanti kita kabari kalo bukunya udah dateng. Sekitar awal Desember aku ke Bogor dan langsung cus ke Gramedia nya. Ternyata stok disana juga kosong T_T (aku udah berharap banyak). Sekitar akhir Desember aku tanya lagi ke Gramedia di kota ku katanya paling bukunya ada lagi pas awal tahun, yowes aku tunggu toh sebentar lagi. Saat awal tahun aku ke Bogor lagi, lari ke Gramedia lagi, dan Oh Yeaah... akhirnya aku dapet juga buku ini :D :D :D... penantian yang panjang bukan?? Yap, dan aku gak nyesel beli buku ini.

Terima kasih udah mau baca curcol aku yang panjaaaang. Sip, kita mulai aja review nya.
            

Review
       Salah satu novel terjemahan dari Jepang ini sangat menarik. Inti dari cerita adalah menguak kebenaran diablik kematian Ketua Klub Sastra, Shiraisi Itsumi. Cerita dikemas dengan sangat apik dan juga berisi dari berbagai sudut pandang sehingga kita tidak bosan saat membacanya. Kelima sudut pandang dari lima orang tentu saja dengan latar yang berbeda namun alur cerita terkait satu sama lain.
Enam orang dari anggota klub sastra tersebut menceritakan dari mulai pandangan mereka terhadap Itsumi, bergabungnya mereka dengan klub sastra, hari-hari yang mereka jalani dengan Itsumi, masalah yang menimpa Itsumi hingga kematian Itsumi. Dibalik keakraban mereka ternyata tiap orang menyimpan curiga pada seseorang yang berbeda-beda.    
Saat kita membaca cerita si a dan si a nuduh pelaku itu si b, kita diyakinkan ‘wah sepertinya pelakunya memang si b’. Saat bagian cerita si b dan dia menuduh pelakunya itu si c, kita juga bisa berpikiran bahwa pelaku itu memang si c. Setelah semua cerita selesai kita sendiri jadi berfikir dan menerka-nerka siapa pelaku sebenarnya. 
 Saya sudah menyukai cerita ini dari awal membaca. Karena novel ini langsung ke inti permasalahan (novel biasa awal-awal bacanya suka sedikit bosan dan mulai menarik saat pertengahan cerita). Endingnya? Sungguh diluar dugaan. Apalagi jika kamu hanya membaca sinopsisnya dan menerka-nerka maka kamu gak akan pernah menemukan ending sebenarnya (:D) bacalah sampai tamat ya.
Untuk penggemar cerita misteri dan twist plot, novel ini cocok banget.